Showing posts with label Ramadhan 2012. Show all posts
Showing posts with label Ramadhan 2012. Show all posts

August 12, 2012

Makanan untuk tingkatkan energi saat berpuasa

Sering lemas ketika berpuasa? Mungkin Anda kekurangan vitamin dan mineral dalam santapan sahur Anda. Berikut adalah jenis makanan yang bisa tingkatkan energi, seperti yang dikutip dari iDiva.


1. Oatmeal
Dibanding makan nasi putih saat sahur, mengkonsumsi oatmeal akan membuat Anda kenyang lebih lama karena jenis makanan ini dicerna perlahan oleh tubuh. "Oatmeal akan menyediakan energi berjam-jam karena kandungan karbohidrat kompleks yang tinggi. Makanan ini juga menjaga gula darah pada tingkat yang optimal," seperti yang diungkapkan Smruti Gokhale, seorang ahli gizi.

2. Pisang
Pisang akan menjadi sumber energi yang baik bagi tubuh, dan disarankan untuk konsumsi buah ini beberapa jam sebelum Anda berpuasa agar tetap berenergi. Selain menjadi sumber karbohidrat, pisang juga efektif untuk memicu pelepasan dopamin atau zat kimia yang dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus Anda.

3. Kacang-kacangan
Tambahkan kacang-kacangan dalam menu sahur Anda. Kacang yang mengandung mineral dan zat besi ini akan membantu tubuh menghasilkan sel darah merah, yang akan membawa oksigen ke otot ketika Anda beraktifitas dan juga membangun stamina.

4. Sayuran Hijau
Selain sehat, sayuran hijau juga akan membantu tubuh Anda terhindar dari lemas saat berpuasa. Sayuran mengandung mikronutrien yang penting dalam pembentukan stamina dan sel darah merah. Selain itu, sayuran juga mengandung serat sehingga dicerna perlahan dan tetap mempertahankan tingkat glukosa darah tetap imbang.

5. Daging Tanpa Lemak, Ikan, dan Telur
Konsumsi daging tanpa lemak jika Anda ingin kuat berpuasa. Daging membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna sehingga perut akan merasa kenyang lebih lama. Gokhale menambahkan, "Konsumsi makanan mengandung protein seperti daging, ikan dan telur sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan juga memperbaiki dan membangun otot-otot tubuh Anda".

sumber
Read more

July 31, 2012

Masjid di Indonesia dan Masjid Termegah Dunia

Masjid-Masjid termegah didunia dan juga indonesia






Read more

July 23, 2012

Islamic Kaligrafi

Kaligrafi atau tulisan arab yang begitu indah.









Read more

Puasa Tanpa Shalat ngimanya.?



Kaum muslimin berpuasa dengan harapan mendapatkan pahala. Namun, apakah orang yang hanya melaksanakan puasa, tapi tak salat tarawih maupun lima waktu mendapat pahala?

Drs H Fathurrrahman Azhari. Mhi menjelaskan, perlu dipilah dulu apakah seseorang itu meninggalkan salat, karena mengingkari kewajibannya, malas atau tidak sengaja, seperti tertidur atau lupa. Para ulama sepakat, orang yang mengingkari salat tergolong murtad dan kafir. Hadis Rasulullah SAW: Dari Jabir bin `Abdillah, Rasulullah SAW bersabda: "(Pembatas) di antara seorang muslim dan syirik dan kafir adalah meninggalkan salat."( HR Muslim nomor 257)


Akan tetapi mereka berselisih pendapat terhadap orang yang meninggalkan salat karena malas. Pendapat pertama: Orang yang meninggalkan salat itu tidak dihukumkan sebagai kafir. Ini merupakan pendapat Imam Malik, Imam asy-Syafi'i, dan salah satu pendapat Imam Ahmad.


Pendapat kedua: Orang yang meninggalkan shalat karena malas adalah fasiq (pelaku dosa besar) dan dia wajib dipenjara sehingga dia mau menunaikan shalat. Ini merupakan pendapat mazhab Hanafi. (Al-Mawsu'ah Al-Fiqhiyah Al Kuwaitiiah, 22/186- 187)


Sedangkan meninggalkan salat karena tidak sengaja, seperti tertidur atau lupa, maka ia tidak termasuk fasiq. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Diangkat dari ummatku dosa karena keliru, lupa dan sesuatu yang dipaksakan kepadanya." (HR Ibnu Hibban).


Dengan demikian, puasa orang kafir tidak sah. Sedang puasa orang fasiq tetap sah, tetapi tidak dapat pahala. Sedang puasa orang yang meninggalkan salat karena lupa atau tertidur, tetap sah dan dapat pahala.


Bagi orang yang puasa tetapi tidak mendirikan salat tarawih, tidak mempengaruhi terhadap puasanya. Soalnya salat tarawih hukumnya sunnah. Namun ia tidak mendapat tambahan pahala yang diperoleh khusus di bulan Ramadan saja.


Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa mendirikan shalat (qiyam) Ramadhan dalam keadaan beriman dan mengharap balasan dari Allah, niscaya diampuni dosa yang telah lalu." Yang dimaksud dengan qiyamu Ramadhan adalah salat tarawih dan ulama telah bersepakat bahwa shalat tarawih hukum mustahab.


Dan beliau menyatakan pula tentang kesepakatan para ulama tentang sunnah hukum salat tarawih ini dalam Syarh Shahih Muslim dan Al-Majmu'.


Ketika Al-Imam An-Nawawi menafsirkan qiyamu Ramadhan dengan salat tarawih maka Al-Hafizh Ibnu Hajar memperjelas kembali tentang hal tersebut: Maksud bahwa qiyamu Ramadhan dapat diperoleh dengan melaksanakan shalat tarawih dan bukanlah yg dimaksud dengan qiyamu Ramadhan hanya diperoleh dengan mendirikan shalat witir saja.


serambi
Read more